Home » Multimedia
Showing posts with label Multimedia. Show all posts
Showing posts with label Multimedia. Show all posts
Representasi Multimedia
Multimedia sudah banyak digunakan dalam dunia pendidikan . Dapat dilihat untuk materi pengajaran pada anak - anak sudah banyak dibuat dalam bentuk permainan contohnya materi tentang matematika dibuat menjadi permainan yang menyenangkan sehingga anak - anak sangat mudah memahami materinya . Menurut Barbara Schroeder (2010) ada sejumlah alasan menggunakan multimedia dalam kelas pengajaran , yaitu diantaranya adalah pengajar dapat menarik perhatian pelajar , menjelaskan materi yang sulit dengan lebih mudah dipahami dan menyenangkan .
Keuntungan menggunakan multimedia sebagai media pembelajaran yaitu :
1. Portability . Yaitu dapat belajar di mana saja . dengan peralatan komputer yang dimiliki seperti laptop atau smartphone , pelajar bisa membaca materi di mana saja , tidak tergantung pada tempat dan waktu.
2. Flexibility . Materi pembelajaran dapat langsung mensimulasikan
dan pelajar juga dapat mencari tambahan pengetahuan secara online dan langsung didiskusikan dengan pengajar sehingga didapat pemahaman yang baru mengenai topik yang didiskusikan.
3. Individualized Learning . Berbagai macam sumber daya multimedia dapat memenuhi kebutuhan dari berbagai tipe pembelajar . Tipe pembelajar secara visual dapat menggunakan video online , sedangkan pembelajar secara auditory dapat mendengar streaming audia . Dan apabila pelajar belum terlalu paham dapat memutar kembali video tutorial tentang materi yang dipelajari.
4. Collaboration and community building . dengan adanya jaringan sosial media memudahkan pelajar untuk saling berinteraksi dengan guru maupun teman - teman belajarnya , bahkan tidak hanya teman dari satu negara bahkan bisa berhubungan dengan teman dari negara lain . ada materi yang bagus dari negara lain dapat segera dibagikan pada teman - teman lain agar mendapatkan manfaat juga .
5. A Broader view of the world . dengan adanya sumber daya multimedia , pelajar dapat mudah mempelajari budaya dari Negara lain melalui gaya bahasa , tempat - tempat yang bisa dikunjungi serta ciri khas dari suatu negara . Hal ini menambah wawasan secara global dan memudahkan berinteraksi dengan teman dari budaya lain.
Posted by My Profil
at 7:52 PM,
Add Comment
Read more
Konsep Multimedia
Di dalam seni pertunjukan teater yang memanfaatkan lebih dari satu medium sering kali disebut pertunjukan multimedia. Pertunjukan bermultimedia tersebut mencakup media monitor video, synthesized band, dan karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukan. Dalam perkembangan selanjutnya penggunaan istilah multimedia mengalami sedikit perubahan, yang tadinya memiliki makna seni pertunjukan dengan menggunakan berbagai media beralih ke istilah komputer, maka akhirnya istilah multimedia masuk dalam kosa kata komputer. Konsep multimedia dari waktu ke waktu berubah-ubah pada setiap masanya. Pada era 60-an multimedia diartikan sebagai kumpulan atau gabungan dari berbagai peralatan media yang berbeda untuk digunakan presentasi. Pada tahun 90-an, multimedia dimaknai sebagai transmitting text, audio and graphics in real time. Makna yang lebih luas, menurut Gayestik (1993) multimedia sebagai suatu sistem komunikasi interaktif berbasis komputer yang mampu menciptakan, menyimpan, menyajikan, dan mengakses kembali informasi berupa teks, grafik, suara, video atau animasi. Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Perkembangan multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3D (3 dimensi) yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton.
Kinetik dan film 3D membangkitkan seni realistis. Baru mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Pada komputer penerima harus tersedia perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari internet. Melalui menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan feromonferomon bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan melainkan aroma.
Posted by My Profil
at 11:32 PM,
Add Comment
Read more
Subscribe to:
Posts (Atom)
